Close

Rumah Tangga yang Dirindukan Surga

Dalam Islam, rumah tangga bukan sekadar ikatan lahir antara dua insan, tetapi sebuah jalan ibadah menuju ridha Allah. Rumah bukan hanya tempat bernaung, melainkan ruang bertumbuhnya iman, cinta, dan ketenangan jiwa.

Allah ﷻ berfirman: “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang.” (QS. Ar-Rum: 21)

Ayat ini menegaskan bahwa fondasi rumah tangga Islami adalah sakinah (ketenangan), mawaddah (cinta), dan rahmah (kasih sayang). Namun, rumah tangga yang dirindukan surga tidak hadir tanpa ujian. Perbedaan, konflik, dan kelelahan adalah bagian dari perjalanan yang menuntut kesabaran dan keikhlasan.

Pernikahan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan dunia, tetapi tentang menyempurnakan ibadah. Ketika niat diarahkan untuk mencari ridha Allah, setiap ujian akan terasa lebih bermakna karena dijalani bersama-Nya.

Menjalankan Peran dengan Amanah

Suami adalah pemimpin yang bertanggung jawab membimbing keluarga dalam ketaatan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Istri adalah pendamping yang menjaga amanah rumah tangga, mendidik generasi, dn menghadirkan ketenangan dalam keluarga.

Keluarga yang diberkahi adalah keluarga yang saling mengingatkan dalam iman dan kesabaran. Rumah menjadi tempat dzikir, doa, dan ilmu, bukan hanya tempat bertemu secara fisik, tetapi juga secara rohani.

Penutup

Rumah tangga yang dirindukan surga bukanlah yang paling mewah, melainkan yang paling taat. Bukan yang tanpa masalah, tetapi yang selalu kembali kepada Allah dalam setiap penyelesaiannya. Semoga Allah ﷻ menjadikan rumah tangga kita sakinah, mawaddah, wa rahmah, dan kelak mengumpulkan kita kembali di surga-Nya. Aamiin yaa Rabbal Alamiin

Penulis: Indra Rizki

 

Related Posts