Close

Cara Atasi Hidung Tersumbat Pada Bayi, Yuk Simak!

Aqiqah Al Hilal – Ayah dan Bunda, hidung tersumbat ternyata memang cukup sering dialami oleh bayi yang berusia dibawah 6 bulan, ya. Tahukah Ayah dan Bunda? Bahwa hal tersebut umumnya bukan disebabkan oleh penyakit, loh.

Lendir atau yang juga biasa dikenal dengan nama ingus itu sendiri diproduksi di dalam rongga saluran napas sebagai cara untuk menjebak dan menghilangkan zat-zat asing pemicu iritasi yang masuk lewat hidung.  Akan tetapi, bayi belum bisa membuang ingusnya sendiri.

Oleh karena itu, lendir bisa menumpuk sehingga menyebabkan hidung si Kecil tersumbat. Nah agar si Kecil bisa lebih nyaman, berikut beberapa cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang bisa Ayah dan Bunda coba di rumah!

1. Gunakan Alat Penyedot Ingus

Salah satu cara teraman dan paling efektif untuk bantu melegakan hidung bayi yang tersumbat yaitu dengan tetesan saline (air garam) dan alat penyedot ingus.

Produk-produk ini dijual di apotek atau toko obat tanpa perlu menebus resep dokter, kok. Cara menggunakannya juga mudah:

  1. Teteskan cairan saline sebanyak 2 kali di setiap lubang hidung menggunakan pipet karet.
  2. Supaya lebih mudah, Ayah dan Bunda dapat meletakkan handuk yang digulung di bawah bahu bayi sehingga posisi kepalanya agak menengadah ke  atas untuk memastikan tetesannya masuk ke rongga hidung. Cairan saline ini akan bantu mengencerkan lendir yang menyumbat hidung si Kecil.
  3. Kemudian, gunakan alat penyedot ingus bernama rubber bulb segera sesudahnya untuk menarik keluar lendir dan cairan saline.

Berikut merupakan cara pakai rubber bulb untuk mengeluarkan lendir dari dalam hidung bayi:

  1. Pencet benjolan karet rubber bulb untuk membuang isi udara.
  2. Masukkan ujung rubber bulb ke lubang hidung si Kecil – tapi jangan sampai masuk terlalu dalam.
  3. Lepaskan bulb secara perlahan sampai lendir dan cairan saline terisap ke dalam pipet.
  4. Kosongkan bulb dengan membuang isinya ke tisu.
  5. Lakukan cara ini sekitar 15 menit atau lebih sebelum Bunda menyusui si Kecil dan sebelum ia tidur, ya, untuk membantu si Kecil bisa bernapas lebih mudah saat menyusu, minum dari botol, atau tidur. Jangan lupa cuci alat penyedos ingusnya setiap kali habis dipakai, ya, Bun.

2. Pakai Uap Hangat

Uap air panas bisa juga bantu mengatasi hidung tersumbat pada bayi di rumah. Ini karena suhu hangat dari uapnya bisa mengencerkan lendir yang mengering di dalam hidung.

Nah, caranya Ayah dan Bunda bisa menyalakan air panas di kamar mandi dan tutup pintunya untuk membiarkan uap hangatnya berkumpul di udara. Lalu, mandikan bayi di kamar mandi yang sudah terasa hangat itu.

Cara lainnya, coba letakkan semangkuk air panas di dekat tempat tidur bayi. Uap hangatnya akan meningkatkan kelembapan udara yang dapat membantu mengencerkan lendir di dalam hidung si Kecil.

3. Susui Bayi Lebih Sering

Mengalami hidung tersumbat bisa membuat bayi jadi lebih jarang menyusui karena kesulitan bernapas lega. Akan tetapi, memastikan si Kecil mendapat asupan cairan yang cukup bisa membantu mengencerkan lendir di saluran napasnya, loh.

Jadi, cobalah susui si Kecil sedikit-sedikit tapi lebih sering (asal jangan dipaksakan, ya).

4. Tinggikan Kepala Bayi

Agar si Kecil bisa tidur lebih nyenyak, cobalah tempatkan bantal di bawah matrasnya sehingga posisi kepala bayi sedikit lebih tinggi daripada dadanya.

Cara simpel ini dapat membantu melegakan hidung tersumbat pada bayi di malam hari.

5. Tepuk-Tepuk Punggung Bayi

Tepukan lembut di punggung bayi ternyata dapat membantu melegakan sumbatan lendir di rongga dadanya, loh! Caranya, baringkan si Kecil di atas lutut dan tepuk-tepuk pelan punggungnya dengan tangan Ayah dan Bunda yang ditangkupkan.

Atau, lakukan ini saat mereka duduk di pangkuan Ayah dan Bunda dengan tubuh mengarah ke depan sekitar 30 derajat. Ini melonggarkan lendir di dada dan membuatnya lebih mudah untuk batuk.

6. Pijat Lembut Wajah Bayi

Pijat lembut pangkal hidung, alis, tulang pipi, garis rambut, dan bagian bawah kepala si Kecil dengan gerakan menggosok perlahan untuk bantu melancarkan pengeluaran lendirnya.

Sentuhan hangat Ayah dan Bunda juga sangat ampuh untuk menenangkan si Kecil yang sedang rewel, loh!

7. Pastikan Udara Rumah Bersih

Seperti yang dijelaskan di atas, lendir terbentuk secara alami di dalam rongga napas bayi untuk bantu memerangkap dan menghilangkan zat-zat asing pemicu iritasi yang masuk lewat hidung.

Beberapa zat pemicu iritasi yang dapat terhirup bayi dari lingkungan sekitarnya adalah asap rokok, asap kendaraan, bulu-bulu hewan yang rontok, debu rumah tangga dan lain sebagainya.

Jadi, pastikan kualitas udara rumah selalu bersih agar saluran napas si Kecil terbebas dari penumpukan lendir berlebih, ya.

Sumber: Halodoc

Penulis: Aisyah

Related Posts

Chat Sekarangat
1
Chat Sekarang
Ada yang bisa kami bantu untuk Aqiqahnya..?